Kamis, 30 Mei 2013

Mmmm yang mana ya ? S-AMOLED apa BRAVIA ENGINE ya??




Semakin berkembangnya zaman, semakin maju pula nih berbagai teknologi salah satunya adalah teknologi pada layar. Zaman dahulu teknologi layar masih biasa biasa aja kan guy’s masih item putih gitu tapi sekarang keadaan sudah berkembang, layar berwarna berteknologi canggih semakin merajalela aja nih. Beberapa contohnya adalah teknologi layar BRAVIA ENGINE dan SUPER AMOLED. Udah tau belum nih gu’ys tentang dua teknologi layar itu ? wah yang hobi narsis wajib tau nih biar hasil foto di smartphone mu semakin bagus , jangan ngaku hi-tech deh kalo belum tau hehehe
Yuuks kita belajar bareng-bareng mengenai dua teknologi itu, bagus yang mana ya kira-kira ?
BRAVIA adalah merek Sony digunakan untuk pasar high-definisi televisi. Nama ini merupakan akronim dari "BEST RESOLUTION AUDIO VISUAL INTEGRTED ARCHITECTURE”. Bravia menggantikan “LCD WEGA” yang digunakan untuk tv sony LCD mereka sampai musim panas 2005.  Dan baru-baru ini pada tanggal 29 Agustus 2012 yang lalu pada IFA 2012 Press Conference,Sony baru saja mengumumkan 3 handset terbarunya yaitu Sony Xperia T (LT30p), Xperia V (LT25i) dan Xperia J (ST26i/ST26a) yang sudah menggunakan teknologi Bravia Engine.
Nah kalo SUPER AMOLED itu guy’s adalah singkatan dari Active Matrix Organic Light-Emitting Diode atau sering juga disebut dengan singkatan OLED. Super AMOLED adalah teknologi yang dikembangkan oleh Samsung dan diperkenalkan pertama kali pada Mobile World Congress 2010 di Barcelona, Februari 2010 . Tidak jauh berbeda dengan pendahulunya yaitu layar elektronik berteknologi Light-Emitting Diode (LED), AMOLED ini punya kemampuan memancarkan cahaya yang kemudian ditangkap oleh lapisan film dari bahan organik. Lapisan ini biasanya terbuat dari bahan polymer yang berasal dari bahan organik. Bahan organik tersimpan dalam baris dan kolom akan membentuk matriks yang dapat menapilkan warna yang berbeda untuk masing-masing piksel.
Keduanya keluaran dari perusahaan terkenal, sama-sama canggih. Kira kira bagus yang mana ya guy’s yuuk kita ulas bareng-bareng.
Ini nih kelebihan dan kekurangan  masing-masing
Kelebihan  dari Mobile Bravia Engine itu:
1.    Tampilan jernih dan natural
2.    Gambar lebih jelas dan bening
3.    Tampilan lebih tajam
4.    Pixelnya lebih rapat sehingga tampilannya lebih tajam
5.    Tampilan multimedia semakin bagus
6.    Warna yang di hasilkan cenderung natural
7.    Contras lebih tajam
Kalau kekurangan Mobile Bravia Engine:
1.    Harga mahal (oh NO !)
2.    Hasilnya kurang details
3.    Hanya aktif saat memutar file media
4.    Sudut penglihatannya tidak cukup bagus
Sedangkan pada Super Amoled memiliki :
Kelebihannya, antaralain:
  • Layar ini mampu menghasilkan tingkat kehitaman yang lebih dibandingkan yang lain, walaupun dilihat dari bawah terik matahari secara langsung, tampilan layar ini masih tampak terang dan jelas.
  • Layar AMOLED ini juga tidak membutuhkan cahaya latar.
  • Layar ini memiliki rasio kontras lebih dalam
  • Layar AMOLED mampu menyesuaikan tingkat kecerahan pada layar secara otomatis.
  • Untuk dapat dilihat oleh mata manusia tidak memerlukan sinar backlight tambahan lagi.
Kelemahannya, antaralain :
  • Cara pembuatan layar ini yang tergolong cukup rumit
  • Karena teknologi ini tergolong masih baru, jadi harga dari perangkat ini pun masih tergolong relative mahal
  • AMOLED ini mempunyai komponen harga lebih mahal daripada komponen pada layar sebelumnya, ha ini membuat para vendor berpikir untuk kedua kalinya. Itulah guys yang menjadi alasan dari beberapa teknologi, seperti Smartphone yang berbentuk tablet jarang dibekali layar AMOLED dan masih bertahan dengan layar TFT.
PERBANDINGAN HASIL GAMBAR
Setelah menilai dari kelebihan dan kekurangan masing-masing, maka yuk kita lihat berberapa perbedaannya dari segi gambar yang dihasilkan.
Perbedaan dari teknologi Bravia Engine dengan Super Amoled ini akan dilihat dari gambar yang dihasilkan , gambar pada sebelah kanan adalah layar Bravia Engine sedangkan sebelah kiri adalah Super Amoled :



Waaah ternyata  gambar yang dihasilkan oleh Bravia Engine  lebih berwarna dibandingkan pada Super Amoled,  Secara umum, kita bisa dibilamg lebih suka warna yang lebih dalam pada foto dan video. Hal ini terutama berlaku untuk pemandangan alam. Seperti yang dapat dapat lihat dalam ilustrasi di bawah ini, tingkat peningkatan dan rentang warna yang ditingkatkan dikalibrasi sesuai mata manusia ketika menjalankan Handphone Bravia Engine .

Warna yang dihasilkan oleh Samsung Galaxy lebih cenderung kebiru-biruan (bluish), ini merupakan salah satu kelemahan dari Super Amoled. Dan gambar yang dihasilkan oleh Sony Xperia cenderung lebih natural, lebih alami gitu heheeehe keren kaaan (y)







 Kecerahan Gambar

Dengan Bravia Engine , kontras dalam gambar dan video ditingkatkan dengan membuat bagian tergelap sedikit lebih gelap, yang menghasilkan kontras yang lebih tinggi sehingga membuat gambar lebih detail. Peningkatan kontras disesuaikan untuk setiap gambar individu guna menghindari pengurangan lebih lanjut dari kecerahan pada gambar yang sudah gelap, dan untuk memperkuat peningkatan kontras pada gambar hidup dan cerah. Sedangkan pada Super Amoled , layar ini memiliki rasio kontras lebih dalam dan mampu menyesuaikan tingkat kecerahan pada layar secara otomatis.





Dilihat dari gambar diatas ternyata sekilas kecerahan gambar hampir sama-sama kuat, keduanya memiliki kontras yang bagus dan gambar yang dihasilkan terlihat sangat berwarna.Namun jika diteliti lebih jauh, gambar yang dihasilkan oleh Super Amoled memilki kecerahan yang lebih baik.tapi itu tergantung selera juga sih.

 Ketajaman Gambar




Dapat terlihat pada gambar dibawah ini meski samar-samar, gambar yang dihasilkan oleh teknologi Bravia Engine lebih detail atau tajam . Namun perbedaan ini tak begitu terlihat karena Super Amoled juga memiliki ketajaman yang bagus .
Perbandingan Ukuran
Secara ukuran, layar Galaxy SII sedikit lebih besar yaitu 4,3 inch (tepatnya 4,27 inch) sedangkan Sony Xperia Arc berukuran 4,2 inch. Selain itu Sony Xperia  Arc punya resolusi 854 x 480 sedangkan di Galaxy SII punya 800 x 480 dimana kalau dilihat sekilas tidak terlalu nyata tetapi kalau diperhatikan benar-benar Sony Xperia Arc sedikit lebih baik karena punya 233 ppi sedangkan Galaxy SII punya 217 ppi.
Waaahh gimana nih guy’s, sama –sama bagus ternyata ya  tinggal selera kalian aja suka yang mana, tapi ada bagusnya juga nih diperhitungkan dulu sebelum beli salah satu dari produk itu . Bravia Engine tidak kalah bagusnya dengan Super Amoled meski Smartphone Sony Xperia Arc memiliki harga lebih murah dibandingkan Samsung Galaxy SII( Super Amoled). Karena memang perbedaan harganya cukup jauh , sekitar Rp.2.500.000,00 (Rp.2.999.000,00 vs Rp.5.499.000,00). Dan parahnya lagi, Perbedaan harga itu hampir dapat digunakan untuk membeli sebuah Xperia Ray lagi. Sehingga sebaiknya bagi Anda yang memiliki hobi photografi menggunakan ponsel dengan harga yang lebih murah namun kualitas gambarnya bagus maka sebaiknya Anda memilih Sony Xperia karena teknologi layarnya tidak kalah dengan Super Amoled pada Samsung Galaxy SIII.


itu sedikit info buat kalian-kalian semua guy's semoga bermanfaat ya dan tetap bijak mengambil keputusan :) :)


sumber :
http://developer.sonymobile.com/2012/06/21/mobile-bravia-engine-explained-video/







1 komentar:

Sembilan Benua mengatakan...

Review yang bagus saya punya SE Xperia Ray tapi kalau tidak memakai Bravia Engine ketajaman foto turun drastis

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar